BALI, INDONESIA – Semangat inovasi sains tingkat dunia kembali membara di Pulau Dewata. Indonesia Scientific Society (ISS) sukses menyelenggarakan babak Grand Final World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) 2025. Ajang bergengsi ini mempertemukan talenta-talenta muda terbaik yang siap memamerkan proyek sains kreatif mereka di kancah internasional.

Acara puncak yang berlangsung pada 10 hingga 13 Desember 2025 ini dipusatkan di Hotel Harris, Bali, sebuah lokasi yang menyatukan kenyamanan fasilitas modern dengan keindahan khas Indonesia, memberikan atmosfer yang inspiratif bagi para peserta.

Persaingan Global di Jantung Indonesia

WISPO 2025 kali ini diikuti oleh sebanyak 145 peserta yang datang dari berbagai penjuru dunia. Tidak tanggung-tanggung, tercatat ada 14 negara yang turut berpartisipasi, menjadikan kompetisi ini sebagai wadah pertukaran ilmu lintas budaya yang luar biasa. Negara-negara peserta tersebut meliputi:

Asia Tenggara: Indonesia (tuan rumah), Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Asia Selatan & Tengah: Bangladesh, Armenia, dan Iran. Asia Timur: Jepang, Tiongkok (Cina), dan Makau. Eropa: Italia, Belgia, dan Ukraina.

Kualitas Penjurian Kelas Dunia

Untuk menjaga integritas dan standar kompetisi, ISS menghadirkan jajaran juri profesional yang ahli di bidangnya masing-masing. Para peserta tidak hanya dituntut untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan teknis dan aplikatif yang diajukan oleh dewan juri.

Proyek yang dipamerkan mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknologi lingkungan, energi terbarukan, hingga inovasi medis yang dirancang untuk menjawab permasalahan global saat ini.

Mendorong Generasi Peneliti Masa Depan

Melalui WISPO 2025, Indonesia Scientific Society (ISS) berharap dapat terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda dalam bidang sains dan teknologi. Pemilihan Bali sebagai lokasi final bukan tanpa alasan; selain sebagai ikon pariwisata, Bali menjadi representasi keramahan Indonesia dalam menyambut inovasi global.

"Kegiatan ini bukan sekadar tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana ide-ide inovatif ini dapat dikembangkan untuk memberikan dampak nyata bagi dunia," ujar salah satu perwakilan penyelenggara.

Kegiatan ini ditutup dengan Awarding Ceremony yang memberikan penghargaan kepada proyek-proyek terbaik dalam berbagai kategori, seperti Gold Medal, Silver Medal, Bronze Medal, dan Special Awards untuk Inovasi dan Dampak Sosial Dengan berakhirnya babak final di Bali ini, diharapkan para peserta pulang membawa pengalaman berharga, jaringan pertemanan internasional, dan semangat yang lebih besar untuk terus berkarya.

 

4,5
(25)

0 Komentar