BANDUNG – Indonesian Scientific Society (ISS) kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak bibit-bibit peneliti muda unggul melalui ajang Indonesia Student Research Competition (ISRC) 2026. Acara bergengsi ini sukses diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 April 2026, bertempat di Hotel De Java, Bandung.

Sebanyak 250 peserta yang berasal dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia berkumpul untuk mempresentasikan hasil karya ilmiah dan inovasi terbaik mereka. Persaingan berlangsung kompetitif namun sehat, di bawah penilaian ketat tim juri profesional yang ahli di bidangnya.

Ketua Pelaksana ISRC 2026, Iwan Budiman, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kualitas penelitian tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi metodologi maupun kebaruan ide.

Puncak Penganugerahan dan Grand Award

Acara ditutup dengan penuh haru dan bangga pada Minggu, 19 April 2026, dalam sesi Awarding . Ribuan kerja keras peserta diapresiasi melalui pemberian medali emas, perak, dan perunggu, serta sertifikat penghargaan bagi seluruh finalis.

Momen yang paling dinantikan adalah pengumuman Grand Award bagi peserta terbaik dari tiga kategori utama penelitian. Penghargaan ini menjadi pengakuan tertinggi bagi inovasi yang dinilai memiliki dampak paling besar dan orisinalitas yang kuat.

Pesan dan Kesan

Iwan Budiman, S.Si., M.Pd. (Ketua Pelaksana ISRC 2026)

"Kami sangat bangga melihat antusiasme para siswa dari berbagai daerah. ISRC bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah kolaborasi. Pesan saya untuk seluruh peserta: jangan berhenti di sini. Medali hanyalah simbol, namun jiwa peneliti yang haus akan jawaban harus terus kalian bawa untuk memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia."


P. Rohimat, S.T., M.A. (Kabag Umum BBGP Jawa Barat)

"Kami sangat mengapresiasi langkah ISS dalam menyelenggarakan ISRC ini. Kolaborasi antara kreativitas siswa dan dukungan guru pendamping adalah kunci utama. Semoga semangat meneliti ini menular ke lebih banyak sekolah di Jawa Barat dan seluruh Indonesia, sehingga lahir inovasi-inovasi baru yang dapat memajukan dunia pendidikan kita."

P. Reza Setiawan, S.T., M.Si. (Direktur SEAMEO QITEP in Science)

"Sains adalah bahasa universal untuk memecahkan tantangan global. Melihat hasil karya para peserta di ISRC 2026, saya optimis bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam kancah ilmiah internasional. Pesan saya, teruslah bereksperimen, jangan takut gagal, dan jadikan ilmu pengetahuan sebagai alat untuk memberikan solusi bagi lingkungan sekitar."

 Prof. Fenny M. Dwivany, Ph.D. (Pakar Sains & Peneliti)

"Melihat antusiasme para peneliti muda di ISRC 2026 ini memberikan harapan besar bagi masa depan sains di Indonesia. Penelitian bukan hanya soal hasil akhir, tapi tentang proses berpikir kritis dan ketekunan. Pesan saya untuk adik-adik: tetaplah menjaga rasa ingin tahu yang tinggi (curiosity), karena dari pertanyaan-pertanyaan sederhana itulah biasanya lahir inovasi besar yang bermanfaat bagi masyarakat luas."


Tentang ISS Indonesia:

Indonesian Scientific Society (ISS) adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan sains di Indonesia melalui berbagai kompetisi, dan publikasi ilmiah bagi pelajar dan pendidik.